Promo buku!
May 30th, 2006 by drg-raraWow.. still can’t believe, it’s my first published one!!!
Apa itu??
Segera ke.. http://rara.parkirweb.com/2006/05/30/promosi-hehe/
Wow.. still can’t believe, it’s my first published one!!!
Apa itu??
Segera ke.. http://rara.parkirweb.com/2006/05/30/promosi-hehe/
Semakin males aja posting di sini.
Teman-teman, ke blogku aja yaaa!!!
Di
http://rara.parkirweb.com/
SELAMAT PASKAH!!
Buat yang merayakan…,
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1426 H
Minal Aidin Walfaidzin
Mohon maaf lahir dan bathin untuk semua kesalahan yang pernah terjadi, baik yang tidak disengaja maupun disengaja..
Maafin yaa..
Tabe’..

Carrefour in Makassar! The opening date is contradiction with what had happened in our country. While the fuel price became higher, there’s traffic jam around Panakukkang Square. Not because of the demonstration because the fuel price, but because there’s another shopping place just open in Makassar.
The condition looked like no crisis at all!!
Confusing eh?
I cannot believe that there’s another bomb in Bali after 3 years bomb in Bali that killed 202 people in October 2002. Indonesian police believed that three suicide bombers carried out the bombings at the two sites, a presidential spokesman, Dino Djalal said this morning. The police found a total of "six legs and three head but no middle bodies and that’s the strong sign of suicide bombers," Mr. Djalal said.
Last nite just 3 hours after arrived in Makassar, I got a sms from Kidy said: "Bom bali, hardrock+nusa dua+kuta square".
HAHH!!???! What the..??!!
Jujur, gw kaget banget. Aargh.. ga tobat-tobat juga tuh teroris menghancurkan negara ini. Maunya apa sih?? Bangsa ini yang sudah terpuruk karena nilai rupiah mulai merosot, langkanya BBM, dan sejulah bencana alam yang memerlukan banyak tenaga dan dana untuk memperbaiki kembali, ditambah dengan kejadian memalukan ini (lagi-lagi!!).
Duh!
Siapa sih yang diincar? Apa sih maunya? Seenaknya membunuh orang seperti itu? Justru karena hal-hal ini, yang rugi bukannya negara-negara bule itu melainkan kita sendiri. Lengkaplah sudah bangsa Indonesia makin dicap sebagai negara teroris. Mungkin kita bisa menangkis, tapi percuma saja karena bukti yang ada sangat sempurna untuk menjadikan kita sebagai negara teroris.
Memalukan!!
Kasihan orang-orang Bali. Orang Bali itu nggak salah apa-apa, mereka sangat baik dan ramah. Mereka yang sempat terpuruk karena kekejaman pembunuhan massal antara tahun 1965-1969, susah payah membangun Bali menaikkan citra pariwisatanya. Tahun 2002 bulan Oktober, Bali kembali terpuruk. Hampir 1 tahun penghasilan di bidang pariwisata menurun drastis. Setelah 3 tahun sudah dapat meyakinkan para turis asing bahwa Bali sudah aman kembali dan penghasilan di bidang pariwisata mulai merangkak naik, Bali kembali diguncangkan dengan Bom di Kuta Square dan di Jimbaran.
Arrgh!!
Gw jadi ingat tahun 2004 kemaren gw ke Bali ama nyokap gw, sempat cerita-cerita ama ibu-ibu di pantai Kuta yang nawarin jasa massage kaki. Katanya, "Sejak bom itu, hampir tidak ada turis yang datang. Biasanya yang dalam 1 hari saya bisa dapat 2-3 pelanggan, sekarang jangankan 1 hari, 1 minggu pun saya tunggu di sini kurang turis. Waktu bom itu baru meledak, ada 3 bulan saya tidak dapat pelanggan."
Duh ibu itu sekarang bagaimana kabarnya ya? Yang menjadi korban setelah kejadian ini adalah orang-orang lokal situ. Mereka yang hidup dari menjual jasa kepada para wisatawan harus mulai lagi dari bawah. Tragis.
Kepercayaan dunia pada Indonesia makin pudar.
F**k terrorists! Bikin susah orang saja.
Harusnya para teroris itu disiksa dan ditembak mati.
Thank God!! Ujian gw finally over hari Sabtu yang lalu!! Jadi gw sama sekali udah selesai melewati bagian Bedah Mulut. Senangnya ada bagian yang udah berhasil dilewati lagi setelah bagian Pedodonsia hehehe.
Senangnya tuh ujianku ini nggak banyak masalah. Walau ngga tau hasilnya bakal A atau B cuma untungnya nggak menemui penghalang. Kenapa? Soalnya pas dapat penguji yang baik, yang nggak suka ngulur-ngulur waktu, dan yang selalui straight to the point in questions.
Selama ujian itu gw harus bener-bener konsentrasi *makanya blog ini sempat terlantarkan setelah gw balik dari Aceh n Kaltim* untuk menghafal segala macam teknik-teknik dan prosedur operasi, etc. Trus penguji-penguji gw itu (terutama yang pertama) adalah seorang dokter senior yang sangat mendalami banget textbook terkenal untuk bidang ilmu bedah mulut yang berjudul "Oral and Maxillofacial Surgery" karangan Archer. Buku dengan 2 volume dengan ketebalan yang ga kira-kira nyaingin pump shoes-nya Emmy yang tinggi itu, bener-bener adalah buku yang penuh dengan ilmu. Sayang buku ini udah lama banget edisinya dan gw pun nggak yakin kalau buku ini masih ada di pasaran
Gw nyari-nyari dan keliling-keliling di perpustakaan Faculty of Dentistry National University of Singapore-pun kagak ada. Yang ada teman gw si Rachel yang terbingung-bingung itu buku macam apa hehehe. Jadi kalau ada yang kebetulan lihat buku kek gini di tukang loak, hubungi gw ya.. mauuu banget!!
Foto teksbook yang warna merah ini adalah bukunya tapi fotokopian. Iya, saking langkanya tuh buku yang ada di perpustakaan Bedah Mulut-pun hanya fotokopiannya. Tapi sumpah berguna banget!!
Oh iya.., selama ujian, yang anak-anak ujian itu ditempatkan di ruangan yang berbeda dengan anak-anak lainnya. Di dalam ruang perpustakaan bagian Bedah Mulut yang terkoneksi langsung dengan ruang dosen Bedah Mulut. Jadi kalau dokter pengujinya datang tinggal dipanggil aja. Kita namai ruangan itu sebagai "ruang penantian ujian" heuhehehe…
Berbagai buku-buku Bedah Mulut yang berantakan di meja ruang penantian ujian. Di situ sudah macam-macam buku deh yang ada di meja. Dari teksbook jaman babe gw sampai buku cetak tahun 90-an berwarna kuning karangan Pedersen
oh iya tidak ketinggalan juga catatan-catatan soal-soal yang udah pernah keluar dan catatan-catatan bahan ujian dari senior-senior terdahulu
Anyway, thank God it’s over already
Bukan karena lagi ngikutin tren ber-"poni", tapi gw bener-bener lagi sebel ama poni gw sebelumnya. Those "poni" are sucks! Kenapa gw bilang gitu? Soalnya gara-gara beberapa jumlah rambut di depan yang panjangnya melewati mata itu bikin gw berkali-kali ditegur ama dosen gw. Ya udah gw gunting aja, biar ga repot-repot.
Dan ternyata bagus juga, selain itu poni yang dulu emang rada mengganggu gw kalau kerja pasien. Sekarang udah asik banget, nggak harus merapikan poni dulu baru pasang masker. Langsung pasang masker, ngambil alat-alat diagnostik dan menginstruksikan pasien untuk.. .."buka mulut ta di’, mau ka liat dulu sebentar, yang mana yang sakit?"
Untuk yang mau ngeliat, gimana sih tampang gw dengan poni… ke blog gw yaa dengan alamat: http://rara-scratchblog.blogspot.com/ hehehe… met wiken semuah!
Tadi lanjutin pasien yang kemarin gw rawat. Hhh.. Susah banget sih rawat endo M atas
akar mesiobukalnya nggak dapat2